efek samping gastrul

Efek samping obat cytotec dan gastrul yang Patut Diwaspadai

Obat Cytotec dan Gastrul adalah termasuk sebagai obat keras. Sebenarnya Gastrul dan Cytotec adalah nama merk obat, yakni obat yang mengandung zat aktif Misoprostol. Tujuan dokter meresepkan obat ini adalah untuk mencegah timbulnya luka tukak lambung pada saat mengkonsumsi obat keras yang lainnya, yakni obat-obatan jenis NSAID atau Nonsteroidal Anti Inflammatory Drugs, yang contohnya adalah seperti aspirin atau ibuprofen, atau naproxen dan lain sebagainya. Konsumsi obat Gastrul dan Cytotec itu bisa menimbulkan efek samping juga. Salah satunya adalah bisa menimbulkan terjadinya aborsi atau keguguran pada wanita hamil di masa awal usia muda kehamilannya. Namun hal ini justru yang banyak digunakan oleh para wanita yang memang ingin melakukan aborsi, terutama untuk aborsi ilegal. Meski tingkat keberhasilannya pada usia kehamilan muda, yakni mencapai hingga 97%, namun resikonya juga besar, yakni antara lain timbulnya pendarahan yang hebat dan secara terus menerus sulit untuk berhenti, oleh karenanya harus segera menemui dokter dan ke Rumah Sakit sebelum pendarahan hebat tersebut menimbulkan kematian dan hal gawat lainnya. Konsumsi obat Gastrul dan Cytotec juga bisa mengakibatkan janin menjadi cacat. Berikut ini adalah efek samping obat cytotec dan gastrul yang patut diwaspadai.

Obat Gastrul

efek samping gastrul

Gastrul dengan komposisi yang berisi kandungan misoprostol tersedia dalam kemasan tablet berukuran 100 mcg dan juga 200 mcg. Obat ini dimaksudkan untuk mengobati serta mencegah luka tukak lambung atau tukak duodenum sebagai efek samping dari penggunaan beberapa jenis obat lainnya.

Obat Cytotec

Cytotec adalah merk obat yang mengandung zat aktif misoprostol. Tujuan obat ini ialah sama dengan obat Gastrul, yakni untuk mengobati serta mencegah luka tukak lambung atau tukak duodenum sebagai efek samping dari penggunaan beberapa jenis obat lainnya.

Cara Kerja Obat

Obat yang mengandung Misoprostol tersebut ialah dengan berusaha mengurangi kadar asam di lambung, dan melapisi dinding lambung, guna mencegah risiko timbulnya iritasi dan luka atau tukak pada dinding lambung, yakni dengan menghambat sekresi asam basa, serta menghambat sekresi asam nokturnal, juga dengan mengurangi volume sekresi lambung dan juga meningkatkan sekresi bikarbonat dan juga lendirnya, yang terjadi dengan secara langsung pada sel-sel parietal lambung dengan cara pengikatan pada bagian reseptor prostaglandin nya., yang juga bisa memicu terjadinya kontraksi otot polos pada bagian miometrium, yaitu lapisan tengah di dinding rahim serta merelaksasi mulut rahim, sehingga tak heran jika ada yang menggunakan obat ini sebagai obat aborsi. Obat tersebut bisa juga digunakan sebagai bagian dari pengobatan pada penderita pendarahan yang parah saat  pasca melahirkan.

Efek samping obat cytotec dan gastrul

Konsumsi obat kimiawi itu selalu ada efek sampingnya. Bagi wanita hamil dan juga bagi ibu menyusui maka sangat tidak disarankan dan bahkan terlarang untuk mengkonsumsi gastrul dan cytotec tersebut. Termasuk juga bagi pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap kandungan zat prostaglandin. Efek samping lainnya dari obat keras cytotec dan gastrul tersebut antara lain ialah timbulnya diare, dan kram sakit perut, juga demam, tremor, serta rasa pusing. Sebaiknya jangan tergesa-gesa bangun, namun usahakan duduk terlebih dahulu pada saat hendak bangkit dari bangun tidur. Obat keras yang mengandung

zat aktif Misoprostol tersebut juga dapat menimbulkan resiko terjadinya komplikasi yang disebabkan karena terjadinya perdarahan. Zat misoprostol tersebut dapat menimbulkan rasa mual, juga kram perut dan diare di saat minggu pertama pemakaian. Jika timbul gejala tersebut yang tidak juga kunjung hilang hingga setelah 8 hari menggunakan misoprostol, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. Pada aborsi medis yang menggunakan obat ini maka biasanya akan menyebabkan efek samping, berupa nyeri serta kram, dan pendarahan yang disertai gumpalan dan bagian jaringan, lalu timbul rasa mual, dan muntah, juga diare, serta sakit kepala, pusing, juga rasa panas dingin atau demam. Timbulnya demam yang terjadi setelah pemberian Misoprostol tersebut biasanya akan berlangsung selama kurang dari 24 jam dengan suhu panas badan mencapai 38 derajat celcius. Hal Tersebut termasuk sebagai efek samping yang wajar. Jika demamnya berlangsung lebih dari 24 jam ataupun lebih dari 38 derajat celcius suhu tubuhnya, maka harus segera mencari bantuan dokter atau tim medis di rumah sakit. Obat juga bisa menimbulkan alergi, dengan gejala gatal ruam, kesulitan bernafas dan lain sebagainya.

Pantangan atau Kontraindikasi obat cytotec dan gastrul

efek samping cytotec dan gastrul

Dilarang minum obat antasida yang mengandung magnesium secara bersamaan, karena dapat menyebabkan diare. Jika harus minum obat antasida, maka sebaiknya konsultasi lebih dulu guna memilih jenis obat cocok dan bisa dikonsumsi secara bersamaan. Tidak semua orang boleh menggunakan obat Gastrul dan cytotec. Obat ini terlarang bagi penderita hipersensitivitas atau alergi pada prostaglandin, juga ibu hamil atau yang berencana untuk hamil, termasuk kehamilan ektopik atau di luar kandungan dan tak ingin aborsi, dan yang memiliki luka pada uterus, atau kelainan uterus, juga yang mengalami plasenta previa ataupun perdarahan vaginal yang tidak dapat dijelaskan setelah 24 minggu kehamilan, serta adanya malpresentasi janin, dan mengalami tanda atau gejala korioamnionitis yakni infeksi pada cairan ketuban yang disebabkan bakteri, dan juga dilarang digunakan bersamaan dengan obat oksitosin ataupun penginduksi kehamilan yang lainnya.

Selalu konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat, terutama obat keras seperti cytotec dan gastrul.

Tinggalkan komentar