Bahaya Aborsi Dengan Obat Ilegal Tanpa Pengawasan Dokter

bahaya aborsi

bahaya aborsi dengan obat

Pergaulan di era modern kini sudah semakin membahayakan, banyak dari para remaja yang lebih suka berpenampilan dan bergaul layaknya orang barat. Menggunakan pakaian mini, menggunakan obat-obatan terlarang, minum-minuman keras, bergaul  hingga tengah malam.

Sampai yang paling membahayakan yakni melakukan hubungan seksual dengan mereka yang belum memiliki hubungan sah baik secara agama atau pun Negara dengan mereka. Ini yang mengakibatkan banyaknya  perempuan yang hamil diluar nikah.

Dengan belum adanya kesiapan untuk bertanggung jawab dari si perempuan atau pun laki-laki akhirnya tak terkadang pula keduanya lebih memilih untuk melakukan aborsi. Berbagai cara apapun dilakukan untuk dapat menggugurkan kandungan yang tidak diharapkan tersebut. Salah satunya adalah dengan menggunakan obat aborsi.

Dan parahnya lagi, kini banyak obat aborsi yang dijual dengan gelap atau tanpa resep dari dokter. Padahal bahaya aborsi dengan obat  ini menimbulkan berbagai efek samping yang sangat membahayakan bagi ibu hamil sendiri .

Menurut WHO (badan kesehatan dunia)  ada sebanyak 5 juta jiwa diseluruh dunia yang harus mencari perawatan darurat setelah menggugurkan kandungan dengan menggunakan obat. Biasanya keluhan yang sering alami yakni demam tinggi dan pendarahan hebat. Pendarahan ini pun biasanya disertai dengan gumpalan dan jaringan dari dalam Rahim.

Baca juga : Obat telat bulan rekomendasi dokter

Bahaya aborsi dengan obat ini umumnya memberikan efek samping seperti mual, muntah, kram perut, sembelit, diare, perut yang terasa begah, sakit kepala. Sampai efek samping yang dapat membahayakan tubuh anda sendiri, Ditambah lagi jika pemakai mengalami overdosis yang ditandai dengan kejang, pusing.

Tremor, tekanan darah rendah, denyut jantung melambat, dan kesulitan dalam bernapas. Yang perlu diingat olah para wanita yang ingin menggugurkan kandungannya dengan menggunakan obat-obatan aborsi adalah tidak semua kandungan yang digugurkan dengan menggunakan obat aborsi akan mengeluarkan seluruh isi Rahim.

Umumnya, janin yang digugurkan tidak keluar dengan sempurna, jika ini dibiarkan tanpa ada penanganan yang cepat akan mendatangkan infeksi yang sangat berbahaya bagi wanita tersebut.

Selain itu bahaya aborsi dengan obat lainnya yang dilakukan tanpa pengawasan dari dokter atau pun petugas medis adalah dapat menyebabkan kematian. Kasus ini biasanya diakibatkan oleh pendarahan hebat yang tidak dengan segera untuk ditangani. Anda juga bisa terkena gagal jantung akibat overdosis obat aborsi.

Anda juga bisa terkena syok anafilaktik yang akan menyababkan hilangnya kesadaran hingga akhirnya berujung pada kematian. Ini semua disebabkan karena pemakaian obat aborsi yang tidak dalam pengawasan dokter atau pengawasan medis.

Selain itu, dapat merusak Rahim meliputi kerusakan leher Rahim, perforasi Rahim, laserasi. Hingga terkena kanker, ini karena perempuan yang pernah sekali menjalankan aborsi memiliki risiko 2,3 kali lebih tinggi terkena kanker serviks.

Ketimbang perempuan yang tidak pernah melakukan aborsi, dan masih banyak lagi efek samping dari aborsi baik yang dengan menggunakan obat atau pun tidak. Tidak dapat dihitung lagi banyaknya bukti akademis yang melaporkan tentang efek aborsi yang akhirnya merusak tubuh ibu hamil sendiri.

Telah begitu banyak kasus aborsi yang akhirnya mengakibatkan kematian pada si calon ibu. Untuk itu peran orang tua dalam melindungi anaknya sangatlah penting agar bisa menjauhkan mereka dari hal-hal negatif.

Karena dengan kedekatan orang tua terhadap anak bisa memperkecil potensi mereka dalam bergaul dengan teman-teman yang kurang baik. sehingga ini bisa memperkecil potensi bahaya aborsi dengan obat

Apabila Anda benar-benar ingin menggugurkan kandungan Anda bisa membeli obat aborsi yang aman untuk digunakan dan sangat direkomendasikan oleh dokter Anda bisa membeli nya disini. Klinik Aborsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Obat Aborsi © 2018 Frontier Theme